Friday, January 27, 2012

QUOTA FRONT LINER TERBATAS, TIDAK SEMUA HARUS DI GARDA DEPAN



Makna sebuah perjalanan lain yang tak kalah penting dari sebuah refleksi Isra' mi'raj. Perjalanan dalam sebuah kelengkapan kekuatan pendukung Pasukan Rasullloh SAW. Kekuatan yang mungkin kurang terlihat perannya karena memang tidak berada di FRONT LINE sebuah perempuran. 


Tak terhitung lagi banyaknya literatur sirah nabawiyah yang bercerita tentang kontribusi para sahabat Rasulullah SAW, namun penting juga  untuk menelisik informasi yang ada tentang kontribusi para shahabiyah (sahabat wanita) Rasulullah. Di antara sekian banyak dari mereka, salah satunya adalah Nusaibah binti Ka’ab r.a. Beliau beserta kelurganya sebagai pelopor kekuatan SAR dan Medik Pasukan Rasululloh. Banyak kitab hadits dan sirah yang menceritakan tentang Nusaibah atau dikenal dengan julukan ‘Ummu Imarah.’ Setelah mendengar Islam dan mengetahuinya, wanita yang memeluk Islam pada permulaan Islam muncul ini ikut pergi bersama kaum lelaki dari Madinah ke Makkah untuk bergabung dengan komunitas muslim di bawah bimbingan Nabi Muhammad SAW. Nusaibah menjadi salah satu shahabiyah terkemuka yang disegani banyak orang, karena superioritasnya, terutama keberanian ketika membela Rasulullah pada Perang Uhud. Nusaibah kemudian menjadi salah  satu shahabiyah terkemuka yang disegani banyak orang. Hal ini dikarenakan superioritasnya, terutama keberanian yang didemonstrasikannya ketika membela Rasulullah pada Perang Uhud. Ketika itu, pada perang tersebut dia bergabung dengan pasukan Islam untuk mengemban tugas penting dalam bidang humanitarian. Bersama para wanita lainnya, Nusaibah ikut memasok air kepada para prajurit muslim dan mengobati mereka yang terluka.menerobos desing anak panag dan gemerincing pedang. 

No comments:

Post a Comment