Saturday, January 21, 2012

Jidal bil akhsan wal at tadarruj fii 'salam satu jari'

Hal menarik yg dpt kita lihat dlm proyeksi keagungan cahaya tawheed dalam bertadarruj (skala prioritas) yg digeber oleh salah satu komunitas sadar iman ini adalah adanya highlight ringan yg terasa pada set back transetter performa 'gaya ber tabligh,tanzim, tanfidzh' yg mudah diserap dlm kepungan tekanan amuk jaman kekinian. Tanpa memperhatikan jumlah penyuka ataupun simpatisan, dan juga tanpa menyentil absolut ashobiyah, mereka ringan dlm melepas beban 2 jahiliy yg selama ini mereka gauli dlm berjibaku seni dan gaya hidup. Tadarruj ringan cocok untk jiwa jiwa muda yg eksplosif. Semisal daya imune mereka thd pengaruh pendoktrinan wilayah otak kanan oleh persuasif 2 dunia barat dan zionisme. Memang masih banyak kekurangan, termasuk dlm kemampuan jidal bil akhsan (argument counter attack) terutama dari hal hal yg berbasis origin hujjah semisal penyajian asbabul nuzul dan wurudz dlm melimitasi sebuah permasalahan yg berhubungan dgn syar'iyah. Penonjolan sisi kontemporer dan psico-war nampaknya sudah merupakan nikmat dan hikmah dr sebuah penyadaran taubatan nashuha dr para penggemar otak kanan ini. Siapapun tanpa ragu dan sungkan dpt mengekspresikan rasa,karsa,jiwa resistansi kecemburuan agamanya. Tanpa ada pembatasan kopya, baju taqwa, surban ataupun imej imej religi yg mengikat.

No comments:

Post a Comment