Tuesday, February 14, 2012

TERROR MANAGEMENT DALAM ISLAM

'Terror Management' tak dpt dipisahkan dlm menghadapi kontra inteligen sebuah qoryah (lingkungan). Sebagaimana sabda Rasul saw, bahwa perang adalah tipu muslihat. Adalah hal wajar dlm menjalankan 'Terror Management', dgn tujuan akhir meruntuhkan syu'ur (perasaan), maufiq (sikap), dan suluk (aktivitas) pihak musuh. Apalagi sekarang gencar adanya DERADIKALISASI yang termasuk juga dalam taktik TERROR MANAGEMENT, dimana isu radikalisme diempiriskan dengan AKSI KEKERASAN.


 Umat Islam telah distigmasi oleh program in, katanya program deradikalisasi juga bisa berkenaan dengan proses menciptakan lingkungan yang mencegahtumbuhnya gerakan-gerakan radikal dengan cara menanggapi “root causes” (akar-akar penyebab) yang mendorong tumbuhnya gerakan-gerakan ini. Kita tidak boleh kalah, kita terror balik dengan cara pengembaliaan citra Islam yang hasan dan rahmatan lil 'alamin, dengan hujjah yang murni, tanpa embel embel liberalisme yang menambah parah keadaan. Salah satu terror kejam adalah menyempitkan istilah Thagut. Meraka mengartikan thagut sebagai (Anti Islam), padahal, thagut disini adalah menunjuk pada karakter "keberhalaan". 


 Karakteristik (khashaisud) teror adalah 'raising for fear factor' dimana kita berusaha menciptakan 'assasin character' , 'guilty feeling' terhadap musuh kita. Sirah Nabiwiyah mengajarkan Terror Management dgn baik dlm setiap aksi aksi militer pasukan muslim. Termasuk dlm teriakn 'takbir-Allohu Akbar' adalah salah satu contoh 'terror management' yg ampuh untk 'soul and spirit destruction' di pihak musuh.
Allohuakbar ! Salam satu jari !



No comments:

Post a Comment